HeksaGraf - Sastra Enam Paragraf diciptakan oleh Jisa Afta

HeksaGraf dibentuk dengan menggabungkan dua kata yaitu diambil dari kata "Hexa" (Yunani: enam) dan "graf" (tulisan/paragraf)..

Kekeliruan Kategori Puisi di Sekolah dan Kampus

Di sekolah dan kampus, pelajaran Bahasa Indonesia mengajarkan pada kita semua bahwa Puisi tergolong dalam kategori teks fiksi atau karya fiksi. .

Apa itu DREB?

Dreb diciptakan oleh Jisa Afta, DREB adalah esensi dari sebuah cerita seperti menonton hanya scene paling intens dari sebuah film.

Proses dI balik DREB: PROYEK VANTA-VOID

Gambaran besar Proyek 'Vanta-Void' di dalam pikiran dan imajinasi liar:.

BANGGANYA PUNYA BUKU PUISI | Oleh : Tea Terina

Membaca judulnya memang menimbulkan penafsiran yaitu bangga memiliki buku puisi karya sendiri.

Berhentilah Membaca


Sebenarnya ada satu hal yang membuat anda tidak pernah bisa menjadi penulis, yaitu KEGILAAN ANDA MEMBACA BUKU”

Jika anda terus membaca buku, maka anda akan jadi TUKANG BACA buku, jika anda terlalu sering menonton TV maka anda akan selalu jadi penonton TV, seseorang yang suka sekolah, biasanya mereka akan sangat ketagihan untuk selalu sekolah sampai S1, S2, S3 dan “S4” J, ini tidak salah jika tujuan mereka untuk terus menjadi pelajar. Tapi jika anda ingin menjadi Pengajar yang hebat, anda harus perbanyak teknik mengajar, bukan mempelajari isi ajaran. 


KEGILAAN MEMBACA BUKU
Teman saya membeli semua buku yang dia sukai, dia sangat suka membaca, lalu dia bertanya, bagaimanakah agar dia bisa menjadi penulis, dan saya menjawab “Hentikan kebiasaanmu MEMBACA BUKU”. Teman saya menjawab “Bukankah membaca buku membuat kita pintar dan banyak mendapatkan informasi dan ilmu pengetahuan?”

Saya menjawab,
“Jika semua informasi kamu sukai, itu tidak salah
tetapi ...
# mengapakah seorang atlit harus di karantina dan dibatasi untuk berkomunikasi dengan keluarga? Apakah dibatasinya komunikasi seorang atlit dengan keluarganya, akan menurunkan prestasi atlit tersebut?
# Apakah dibatasinya seorang presiden bertemu rakyatnya, akan membuat presiden tidak mengetahui informasi tentang rakyatnya?

Hentikan kegilaan anda membaca jika anda ingin menjadi penulis, sebab itu tidak akan membuat anda kehilangan informasi dan ilmu pengetahuan. Anda menjadi penulis artinya andalah yang akan memproduksi sebuah kata per kata. Dan kata kata anda akan di baca oleh orang lain sebagai susunan kata teratur yang disebut informasi atau ilmu pengetahuan.

Salah satu cara memproduksi kata yang telah saya buktikan dan sangat efektif melatih banyak orang untuk bisa mengolah kata dapat anda kunjungi pada link berikut : https://www.facebook.com/JisaAfta3/posts/1424358757679872 atau klik disini.

Pada link tersebut sangat jelas terlihat bahwa melatih diri mengolah kata itu harus selalu di lakukan ketimbang terus membaca sebuah buku dan buku-buku lainnya tanpa pernah mencoba menemukan kemampuan diri untuk memproduksi kata menjadi sebuah tulisan.

~*~
Jisa Afta

Cara Mengarahkan Pikiran Untuk Bisa Percaya Pada Apa Yang Kita Tulis

Sebenarnya bukan kepercayaan diri yang tinggi yang anda butuhkan untuk bisa yakin dengan apa yang anda tulis. Itulah mengapa banyak sekali buku-buku di toko buku yang tidak diminati sama sekali oleh pembaca buku. Sebab banyak orang memiliki kepercayaan diri yang sangat tinggi untuk menulis dan menjual bukunya. Dan banyak sekali penerbit yang sangat percaya diri untuk menerbitkan buku yang akhirnya tidak diminati sama sekali. Itu artinya Kepercayaan diri tidak penting.
Lalu apa yang penting?
Yang terpenting dalam menulis adalah anda harus tahu kata kata apa yang paling anda benci untuk menulisnya dan kata kata apa yang paling anda suka untuk menulisnya.



Cara Mencari Tahu Kata Yang Paling Anda Benci
Ketika anda tahu kata-kata apa yang paling anda benci untuk mendengar atau membacanya, maka selamat, anda telah memenuhi standar untuk menjadi penulis hebat.
Seorang penulis hebat adalah penulis yang tidak menuliskan kata-kata yang dibenci oleh pembaca.
Contoh :
Jika didalam kehidupan anda sehari-hari, anda tidak suka kata makian, hujatan, maka anda jangan menulis kata-kata makian dan hujatan. Sebab jika anda tidak senang dengan kata-kata itu, maka pembaca buku anda pun pasti tidak akan suka membaca kata kata yang anda tulis.

Cara Mencari Tahu Kata Yang Paling Anda Sukai
Ketika anda tahu kata-kata apa yang paling anda sukai untuk anda dengar atau membacanya, maka selamat, maka sesungguhnya itulah kata yang disukai oleh para pembaca buku anda nantinya.

Tulislah kata-kata yang paling anda sukai, sudah pasti pembaca buku anda akan menyukai buku anda. Tidak penting berapa banyak pembaca buku anda menyukai buku anda, yang terpenting pembaca buku anda pertama kalinya, menyukai kata-kata anda.


~*~
Jisa Afta

Cara menambahkan gambar ke status FB kita secara benar

Cara menambahkan elemen gambar ke status FB kita secara benar.

Gambar boleh saja kita tambahkan tapi anda harus benar-benar yakin bahwa kekuatan gambar itu tidak lebih bagus dari tulisan anda. 

Bila kamu merasa tulisan kamu sangat bagus, pakailah gambar. Tapi bila kamu merasa tulisan kamu tidak begitu enak dibaca, maka jangan pakai gambar.

Itulah mengapa saya jarang menggunakan gambar, sebab saya merasa tulisan saya masih kurang indah.

Maksud saya, cobalah kamu belajar menulis tanpa menggunakan gambar, sebab bila gambarnya terlalu dominan maka kadang orang-orang tidak sempat melihat tulisan kamu.

Coba latihlah menulis tanpa menggunakan gambar.




~ * ~
Jisa Afta





Psikologi Warna


Salah satu pembelajaran dalam grup facebook Jisa Afta adalah tentang psikologi warna, akan tetapi metode pembelajaran disini bukanlah bagaimana menempatkan gambar dengan warna sesuai untuk menjadi ilustrasi sebuah tulisan, namun pembelajaran menitikberatkan pada kemampuan mengkonversi kata-kata kedalam warna imajiner atau semacam menciptakan suasana ke dalam otak pembaca dengan tidak menyebut secara langsung warna yang kita tuju.

Materi ini mendapat respon sangat baik dari peserta atau anggota grup facebook Jisa Afta dan hasil dari materi ini adalah bagaimana mengefektifkan penempatan kata kedalam visualisasi afirmatif dan pengisian ruang pemahaman yang lebih lembut kedalam otak manusia yang membaca karya tulisan kita.

Jisa Afta

Perbedaan Terkenal dan Hebat

Orang terkenal, belum tentu hebat.
Orang yang disukai banyak orang, belum tentu hebat.
Orang yang populer belum tentu hebat.
Sebab bisa jadi seseorang terkenal karena perilaku uniknya yang tidak mendidik
Atau bisa jadi seseorang disukai banyak orang karena ia berwajah tampan atau cantik saja
Dan bisa saja seseorang populer karena melakukan penistaan agama, misalnya.

Sebelum anda menjadi penulis, apa tujuan anda? Menjadi orang terkenal atau orang hebat?
Buku ini akan menjadikan anda hebat, bukan terkenal.

Hebat dalam pengertian buku ini adalah Anda menjadi penulis untuk di kagumi pembaca. Bukan untuk menjadi populer. Lalu anda bertanya dalam hati,
“untuk apa hebat kalau tidak populer?”
Jawabannya nanti di pertengahan buku ini.

Sudah siapkah anda menjadi penulis hebat?

Mari kita mulai,


MIMPI PERTAMA



Pada langit malam aku tertunduk dihadapan kegelapan
Entah apakah maksud sang waktu
Ia datang menghampiriku menggandeng seorang bidadari
Keanggunannya membuat hatiku terjaga di alam tidur...
Jelusi jiwaku tertambat harapan
Lekuk lekuk kebodohanku mengalir seperti tangkai Bunga Sinur di taman nutfah yang rindu dipetik sang puteri kerajaan Kahlah
Aku bersandar pada kearifan
Masa remajaku baru saja menyaksikan keajaiban yang dipertontonkan Tuhan didalam mimpi
Mimpi itu kemudian menjelma jadi setangkup cawan kepuasan
Menggetarkan nadiku
Membunuh keputusasaan pada pencarian panjang
Aku sedang bersemedi dan bermain main dengan sebuah kehendak yang tak bisa kuingkari
Maka.....
Bangkitlah keutuhan kesiapa-an wajah ruhku sesungguhnya
Melangkah menuju tepian puncak Bukit Lanta
Melihat warna memudar dibatas kerinduan fajar
Burung burung tzar menaati fitrah nya
Mereka telah tiba dari mencari sesuap kebajikan pada anak anaknya yang masih kecil
Aku......
Kini mulai menyadari...
Bahwa ada kehidupan dibalik kehidupan
Sesosok bayang bidadari dalam bayangan puisi
Memanggil namaku
Ia berbisik ditelingaku dari jarak yang paling jauh
Diantara kedua kakiku dan kakinya terbentang tiang tiang candi yang menumbuhkan pohon pohon karbala
Diantara senyumnya dan mata hinaku
Terbentang fatamorgana yang memaksaku menggenggam kebodohan
Tapi aku...
Kini mulai menyadari..
Bahwa ada kehidupan terindah dibalik kehidupan yang kusaksikan

Melepaskan mimpi semalam, tapi tak bisa mengingkari keindahan subuh yang mengganggu peraduan khalbuku.
Baru kusadari mengapa anak-anak diteluk Tanzar berlarian tanpa rasa ragu, tak bergeming dengan kesyahduan yang memilukan hatinya, sebab kepiluan itu belum terdengar oleh mereka.

Aku kini  berdiri ditepian bukit yang mengitari sebuah desa dimulut teluk tanpa kejayaan. Teluk yang dihuni para nelayan tak bersekolah dan para pencari madu yang tak pernah beralas kaki.


CATATAN SANG PEZIARAH

Anak anak dibawah bukit Lanta berlarian, telanjang kakinya adalah gambaran keterbukaan jiwa, kesanggupan untuk jujur pada waktu, melukai wajah pagi dan panggilannya dengan tawa, meresapi nyanyiannya dengan meloncat dan menari mengikuti Tarian Keranda.
Tiga tahun lalu aku seperti itu, kini usiaku 16 tahun, secercah pesona dari mimpi pertama merajut ketaktahuanku pada diri.
Hidup tanpa kedua orang tua, sendiri dibukit sepi ini, mengajak mentari melafalkan sesuatu yang tertahan bagai dahak dikerongkonganku.
Aku memulai pagi dengan membaca catatan sang Peziarah yang tertinggal, menyematkan setiap barisnya diantara arakan awan, ia menjelmakan bait jadi nada, menusuk khalbuku ditiap waktu, hari hariku sesak seolah kebenaran yang hendak diutarakan satu persatu penuh rasa haru, sedih, bahagia, dan aku pun menjadi seperti pemimpi, menjadi seperti penyair.

Dan inilah lembaran yang kubaca setiap harinya tanpa kenal waktu, hingga kini aku pun tak pernah memahami getir makna maknanya. Aku menulisnya sebab mungkin engkaulah wahai sahabat yang dapat memahaminya...