HeksaGraf - Sastra Enam Paragraf diciptakan oleh Jisa Afta

HeksaGraf dibentuk dengan menggabungkan dua kata yaitu diambil dari kata "Hexa" (Yunani: enam) dan "graf" (tulisan/paragraf)..

Kekeliruan Kategori Puisi di Sekolah dan Kampus

Di sekolah dan kampus, pelajaran Bahasa Indonesia mengajarkan pada kita semua bahwa Puisi tergolong dalam kategori teks fiksi atau karya fiksi. .

Apa itu DREB?

Dreb diciptakan oleh Jisa Afta, DREB adalah esensi dari sebuah cerita seperti menonton hanya scene paling intens dari sebuah film.

Proses dI balik DREB: PROYEK VANTA-VOID

Gambaran besar Proyek 'Vanta-Void' di dalam pikiran dan imajinasi liar:.

BANGGANYA PUNYA BUKU PUISI | Oleh : Tea Terina

Membaca judulnya memang menimbulkan penafsiran yaitu bangga memiliki buku puisi karya sendiri.

Memberi Nafas Pada Puisi | Oleh : Tea Terina

Artikel
MEMBERI NAFAS PADA PUISI

Apakah kamu suka menulis puisi tetapi merasakan bahwa isi tulisan biasa- biasa saja ( tidak indah). Sudah saatnya kamu memberi nafas pada puisimu.
Caranya?
Yang jelas bukan dengan gambar atau sengaja memposting fotomu untuk menunjukkan keindahan isi tulisanmu.
Uraian berikut saya ambil dari KULIAH ONLINE Jisa Afta di FB tanggal 27-11-2017
NAFAS PUISI ialah puisi yang jika dibaca memiliki batasan sudut pandang ,mengkotakkan pikiran kita dalam sebuah imajinasi ruang yang terarah tanpa jalan lain.
Memberi nafas pada puisi bukanlah dengan gambar tetapi dengan unsur kisah dan makna visualisasi kata perkata.


Mari kita mulai memberi NAFAS pada puisi.

PERTAMA
Ingatlah sesuatu yang indah

KEDUA
Ingatlah di mana itu

KETIGA
Mengapa indah bila ingat itu?
Bagaimana jika keindahan itu hilang?

Tanamlah 2 - 4 pertentangan kisah dalam puisimu , batasi penggunaan kata sambungnya lalu buat baris baru dalam bentuk satu kata.


Contoh:

TANIA ( nama kekasih seorang pria)

atau

PURBA ( nama kekasih seorang wanita)
Perjelas siapa yang ingin membaca puisi itu.
Kita mulai!
Beri nama tokoh dalam puisimu
Biasanya kamu pakai apa?

Kamu?

Kau?

Engkau?

Tuan?

Puteri?

Kekasihku?

Itu semua tokoh tanpa kamu sadari.

Itu sudah biasa...!

Kenapa tidak mengganti hal biasa menjadi luar biasa?
Cara menjadi luar biasa :
Ciptakan tokoh dalam puisi lalu buat pertentangan kisah, satu atau dua.Kurangi kata sambung ,tambahkan paduan kata sifat.

Contoh :

TAHAPAN SUASANA

Di sini
dari tempat yang paling sepi
Engkau menafkahi batinku

TAHAPAN TOKOH ( bila tokoh nya biasa maka tambahkan efek penggabungan kata sifat MENAFKAHI.
Contoh Nafas dalam Puisi

Bukan hari
bila selalu tak mendung
bukan rindu
bila selalu bersama
Bukan hati suci
bila tanpa noda
Bukan aku
bila tanpamu
Bukan kekasih sejati
bila tanpa perpisahan berakhir penyatuan
denganmu
.....
BERIKUT CONTOH KONKRET PUNCAK NAFAS PUISI ( dari dialog yang ditulis Jisa Afta dengan Yulia Roza sebelum kuliah Online)

......

Apakah engkau tak melihatnya wahai
wanita bernama Yulia Roza? di belakang tubuhmu ada bayang kegamangan,
meronta mencari aku
lalu aku datang menafsirkan sesederhana
kata pertama memuji indahnya nafasmu

Apakah perlu menghafal yang tak pernah kita pahami?
aku hanya cukup meniru caramu merayu waktu
demi menemui jalan remang tempat rindu
menjejaki kedua kaki kita.

* Kita akan membuat itu jadi umum agar NAFAS PUISINYA bisa diterima semua orang.

CARANYA BEGINI

.......

Apakah engkau tak melihatnya wahai
pemilik kalbuku? di belakang tubuhmu
ada bayang kegamangan meronta
mencari aku

Lalu aku datang menafsirkan sesederhana kata
pertama memuji indahnya nafasmu
Apakah perlu menghafal yang tak pernah
kita pahami?

aku hanya cukup meniru caramu merayu waktu
demi menemui jalan remang tempat rindu
menjajaki kedua kaki kita.

( keterangan: Yulia Roza diganti kata kalbuku)

Contoh di atas bernuansa romantis ,tetapi kita bisa mencoba dengan nuansa lain.
Selamat berlatih ya?

Tea Terina ~291117

Kumpulan Cerita Lewat

Kumpulan cerita lewat 😅😅📓📕📕📓📓📓📓📓📓

👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👎👎👎👎👎👎👎👎👎👎👎




"Hai...  Zah...  Kok aku cengeng bangat yaa..? Kenapa disaat air mata keluar dihidung juga keluar?  " tanyanya terharu sambil menghapus ingusannya

Aku yang ijuga terharu langsung tertawa mendengarnya.
"Hahahaaaa ..  ada -ada saja pertanyaanmu diri..  Nanya ke alih biologi kenapa begitu.  Aneh aneh saja kamu diri.. "Kataku tertawa menepuk bahunya....

"Bukan aneh zah..  Repot deh kalau nangis harus hapus2 gini..  Kalau dibiarkan malah terlihat jorok '' katanya polos...

"Hahahaaaa..   Aduh.. Aku gak bisa ngomong diri... Kamu pagi -pagi udah bikin perut dikocok" kata ku nahan tawa yang makin berderai..

"Yeelah. Kamu payah orangnya,  diajak ngomong malah menertawaiku" katanya tak terima..

"Yaaaa..  . gimana lagi diri..mang beginilah orangnya...  Hahahaaaa  kataku tetap tertawa tak peduli tatapannya yang tersinggung..


😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂



"Boleh ku ulang lagi  yaa zah  tentang ceritanya? "
"Okeeeee   diri..! "

KATA YANG TAk PERNAH TERSAMPAIKAN

Aku duduk termenung sendiri menikmati hari yang itu-itu saja bagai tak pernah berganti.

Aku melayang membayangin seseorang
"Duhai..   bagaimana ku menyampaikanya padamu.. "
ku acak hapeku mencari namanya dilaman facebookku dari A sampai Z,
Sungguh lama aku menemukanya , ku teliti satu persatu hatiku mengeluh
 "mana dia? Napa banyak sekali namanya yang mirip dia? Plis . .  Ketemulah.!?  ". . Bisik hatiku memohon.

Begitu seriusnya ku mencari tiba-tiba seseorang mmengejutkanku

 "hai, ,  ngapain tu? Sejak tadi main hape melulu".

Hampir saja hapeku jatuh karena terlepaas dari tanganku sangkin kagetnya.

 "aduuh . . ! Kamu ngapain sih kageti aku? kalau pecah hapeku ,  kamu yang tanggung jawab gantinya" kataku marah.

"Siapa yang kageti kamu?  Kamu tu yang serius amat dengan hape sampai tak mendengar sejak tadi aku memanggilmu " jawabnya tanpa dosa.

'"Terserah akulah ! Ngapain kamu manggilku? " kataku ketus. .

"Aduh. .  Kok kamu malah marah-marah sih? Nter cepat tua loh ; masa' umur semuda ini sudah keriput" katanya bergurau .

"Terserah akulah! Habis kamu bikin jantungku copot "belaku.

" itu  bukan salaahku..  kamu yang tak mendengarku " katanya membela pula.

"Huf ngapain kamu memanggilku? " kataku melunak.

"kamu sedang mencari apa dihape? aku perhatikan tadi kamu seperti sedang mencari sesuatu" tanyanya pula

"Kok malah nanya pula sih? Terserah akulah mau cari apa,  ngapain kamu kepo?"  KataKu ketus .

"hahA , , kamu kan juga kepo "  katanya tak mau kalah

"itukan beda ,  kan kamu yang bilang sedang memanggilku,  apanya yang kepo " kataku mulai kesal . .

"Haha..  cuma manggil aja kok. " katanya padahal dalam hatinya berbisik "mang aku memanggilmu tuk menyampaikan sesuatu tapi sudahlah " katanya dalam hati.

"Berarti kamu mengganggu aku tuh..! " kataku jengkel.

'gaklah "sahutnya sambil senyum.

"Apanya yang gak?  Eh. . Ngapain kamu tersenyum? " kataku merasa aneh melihat perubahan nya tiba-tiba.

"Gak ada " jawabnya pendek tak peduli dengan wajah penasaranku. .

Tamat

😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂


"Hahaaa baru tahu ya zah,, cara salinnya langsung  ditempel "katanya mengejekku..

"Iyalah dong masa' gak sih? Kamu jangan ngejek dong diri.. " kataku senyum malu karena selama ini gak tahu dimana letaknya...

"Hahaaa... Mang gak pernah belajar disekolah yaa cara coppy cara tempel.
Kok  baru sekarang tahunya zah.. Hahaaa "katanya  makin terkekeh mengejekku..

"Pernah Kok . tapi ini dihape mana aku tahu diri..  Kan hp dgn komputer beda" kataku polos..

"Hahahaaa pa yang beda?? Sama kok zah..  Hahaaa..  Untung adik mu mau kasih caranya yaa.. Untung mau bertanya padanya,   kalau tidak kau tak akan tahu  tahu tu zah... Hahaaa "katanya senang sekali mengejekku seperti membalas kesalnya tadi pagi..

"Yolah..  Tu. Kamu menang sekarang.. " kataku manyum mengalah..
.
"Hahaaa makannya jangan suka..... "

"Udahlah..  Jangan gitu dong...  "Kataku memotong omongnya...

"Hahaaa yolah tuh... Tawaanya makin ngakak.

Huffff.."  Keluhku jadi sebal melihat wajahnya yang makin Menjengkelkan...
.
😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂
.

.
"Diri,  kenapa  makin banyak teman bertambah denganku,   aku Jadi grogi?? ''

"Grogi napa zah? Ini dunia maya,  jangan samakan dengan  dunia nyata  dong? "Katanya mendorong bahuku

"Aduh .napa  aku didorong sih? Kataku.

"Kamu tu gak mau berubah zah, pandanglah dunia ini. Jangan cuma sembunyi doang., "

"Aku malu diri?? ".

''Malu pada  siapa zah? Jangan terus terlihat seperti orang bodoh deh? "

"Terus terlihat seperti  Apa dong? "Kataku tersinggung.

"Tunjukkanlah apa yang ada dalam hatimu  zah.,? Bukan yang  tampak pada  diri ini zah?

"Jangan bilang tak bisa sebelum tiada usaha? Kau harus bisa zah...  Kau harus bisa zah!? Pliss..."  Katanya ingin menangis.

"Waih..  Kenapa kamu menangis diri? Hahaaa.. " kataku tertawa..

"Kau jangan putar-putar dong ngomong nya zah,, dengarlah aku dong? "

"H. Hmm... "

"Kok tiba-tiba diam sih zah,? Jawab dong?? "Katanya mendesakku.

"Ah.  Sudahlah..  Tak usah bahas."kataku menghindar..

"Kok gitu sih zah?? Tanyanya..

Aku malah kabur tanpa peduli pertanyaannya..
.
😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂


"Zah..  Bikin  puisi  dong?? ".

"Puisi apa diri!? "
 
, "terserah saja zah,  yang  penting puisi.. "

"Hmmm.   Apa yaa??? "Mikir..

"Jangan pake lama dong mikirnya, zah... "
.
"Kalau cepat, - cepat,  mana bisa  aku mikirnya, diri... "

"Jangan mikir,tangan  saja yang nulis  zah.."

*yang nulis mang tangan tapi pake otak juga tu menulisnya"

"Ya...  Jangan banyak  ngomong deh zah,  tulis dong  segera zah. . '

*yee..  Mang kamu siapa diri,  memerintah saya  seenaknya saja,,"

"Yaa jelas aku  adalah kamu zah,, sok gak tahu pula, hahaaa "

"Ah..  Yolah , aku tulis, kamu cerewet amat diri "

"Tu baru okee  zah... "

"Yolah,..  Diamlah.. "

*siiipp...  Zah... "

....

Aku menjelajahi negeri hayalku..
Ku berjalan...  Berjalan..  Berjalan...
Ku kelilingi semuanya...
Ku terpaku pada  pandangan...
Ia indah begitu indah...
Tersirat dihatiku pada lembaran kata...
Tertuju pada sebuah kata...
Ku susun ia...
Sehingga akhirnya..
ku berikan nama dengan  negeri calabi....
Awalnya memang terdengar lucu..
Aku malah tertawa terbahak-bahak menamainya...
Namun begitu ku maknai...
Ternyataa begitu indah dalam imajinasiku..
Bagai cahaya langit biru...
Menandakan cinta yang begitu mekar...
Sehingga diri ini bagai benar-benar dari negeri calabi....
Duhai  .  aku melayang  terbang jauh.,
Jatuh pada hempasan cerita yang tak  berkesudahan...
Aku bisa tertawa bahagia walau kesedihan melanda ombak yang begitu ganas...

Ia akan terus berjalan tegak tanpa henti....
Ia tak kan  menyerah walau kesendirian selalu setia disampingku. .

#puisi

"Udah diri..! "

"Hmmm.. Mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap  zah, hahaaa "

"Yolah.. Tuh.. "

😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂

.
"Kasih. ..  Bolehkah aku merangkai kata lagi untukmu...
Duhai kasih..  Kau tahu gak  kasih...
Aku ingin cerita sedikit  tentang  dia...''

Dia siapa....??

Bukan siapa-siapa kasih ...
Apa  kau akan cemburu jika aku bercerita tentang dia..??

Hnmm tidaklah.  "
."okee ceritalah... "

"Apa hubungan aku dengan dia kasih!? "

Maksudmu?? "

"Aku merasa ada sesuatu yang terikat diantara aku dengan dia padahal aku bukan  siapa-siapa baginya dan merasa banyak orang jatuh cinta padanya "

"Apa kau jatuh cinta juga padanya sampai tega melakukan ini padaku??

Apa maksudmu  kasih? Apa kamu cemburu??

Hahaaa ..  Buat apa  Aku cemburu sedang dirimu belum  tahu siapa  aku..

Terus apa maksudnya tega melakukan ini padaku??  Kok kayak tak nyambung sama sekali omonganmu??? "

*hahaaa..  Nyambung kok? "

"Dimana  nyambungnyaa? Belum selesai aku bercerita kamu udah bilang aku tega? Tega Apanya?  Begitu sadiskah  aku  padamu??

"Ya sadis.. Kamu sadis polosnya...  Hahaaa.... "

*ya udah . tak jadi deh.. aku bercerita . malas lihat kamu begitu.. "

"Hahaaa..   Tapi tetap cinta aku kan? "

"Yee.. Katanya belum tahu siapa aku tapi kok malah nanya cinta?? "

"Hahaaa...  Yaa dong..  Kan kamu selalu  memanggilku dengan kata kasih.. "
Betul bukan,? Hahaaa ''

"Yelaah..  GRR. "

. "HAHAAA "

"Kok tertawa kayak gitu sih¿?.. "

"Habis kamu lucu amat?? Hahaaa "

"Huffff.... "

#ceritalewat

😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂

Pada zaman dahulu dalam  sebuah  tempat yang  jauh  disana dekat disini...
Terjadilah percakapan yang  entah  siapa .
😒 : eh... 
😶 ; apa?
😒 : eh..
😶; apa?
😒 ; eh..
😶 : apa sih?  Dari tadi   eh  eh  eh  saja. 
😒 : eh..
😶 ; kamu ini  kenapa  sebenarnya hoi?
😒 : ada apa sih? Kok nyorak gitu ama saya  sih?
😶 : kamu  tu yang  ada apa,?  Dari tadi eh eh eh saja .. Gak dijawab pula  lagi..
😒 : mang kamu tanya  apa? Dari tadi aku cuma  diam kok..
😶 :. Masa'?  Terus  siapa  yang  eh  saja  sejak tadi?
😒 : ohw itu..  Bunyi nada hp.. Hahahaaaa...
😶 : ooohw (jadi malu).

#ceritalewat
#asaltulissaja

😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂



"Baa kok caronya kacau tampilan no  pake waktu. Pulo lai... Hahaha apo yg awak pencet tdi.. Zah  Makhlumlah tampilan no beda. zah Krna baru ddonload minta dperbaharui se katonyo Samak lo jadinya malah  ndk amuah jalan no doh zah ' katanya..

"Hahaha .. Berarti tu tando harus ikuti arus jaman now diri . hahaha " kataku tertawa


😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂



"Hai...  Zah.. Kenapa kamu nangis zah? Tanyanya menepuk bahuku  yang terisak . 
"Hahaha  .   ntah lah diri..  Tiba-tiba rindu membara merasukku.. " jawabku tertawa tapi malah  tambah berurai lebat mataku..

"Kok jadi tambah nangiss sih zah...?? Apa ada yang salah dengan pertanyaan saya!!?"  Tanyanya cemas.

"Gak ada yang salah kok diri ..  Aku hanya lagi kangeeen kau diri..  Peluk aku dong diri  " jawabku mengubah topik..

"Masa' sih. Zah  Hahaha..  Gak ah... " Katanya menghindar menjauhi tanganku yang ingin memeluknyaa karena caraku membuatnya geli tak seperti memeluknya..

"Hahaha..   ayolah diri ..  Kataku terus mendesaknya berusaha mendekatinya..

Tapi dia malah lari...

" yaah..  Gak jadi dipeluk...  Hahaha..

#ceritalewat

😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂

:D :    Azizah ooooh azizah.....????
:/  : aaaa paaaak......???
:D : manga azizah tu????
:/  : ndak ado doh pakk ....!
:D : handeeeh ndk usah imbau apak laii ,,, awk masih  mudo noh..... Imbau sen namo wk:::::
:/ : maa tahu wk pak....? Awk sen  ndk tahu nmo apak ,kenal sen indak.....
:D : yeeeeeee azizah ko laaaiii......
:/ : manga wk pak....??
:D : aaaargggh azizah!
:/ : manga lo berang  sabuik lah namox....
:D  : ohw iyo  heheheeeee
:/ : yeeeeee kok galak no,,,,????



Artinya


Hahaha  artinya :

😀 : azizah oo azizah
😊: apaaa pak?.
😁 : sedang  ngapain azizah  tu?
😊 : gak  ada pak..
😁 : handeeh..  Gak usah dipanggil bapak..  Saya masih muda...  Panggil saja nama saya..
😊 : mana tahu saya pak.. ?  Saya saja  gak tahu nama bapak..  Kenal saja  tidak...
😁 : yee..  Azizah  ini...
😊 : napa saya pak!?
😁 : aaarrrgggh azizah..!
😊 : kenapa marah sih..  Sebutlah nama nya..
😁 : oh iyaa Hehe
😊 : yee kok  tertawa  dia....

😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂



"Diri,.  Kok saya belum bisa juga tidur..? "

"Napa gak bisa tidur?  Apa ada yang  terpikir zah?

"Entahlah diri..  Kadang saya heran saja disaat iseng2 menelusuri foto kok tak bertemu foto berdua bersama  dengannya yg bertemu foto jelek saya saja yang tampak sedang Yang lain lain tak tak begitu...

" mang kenapa zah? Iri ya? ".

"Gak kok..hanya merasa dijauhi... Merasa dijauhi..  Semua menjauhiku diri "

"Apa maksudmu zah? *

"Ah...  Sudahlah diri...  Gak penting kok...  Tidur saja  lagi yuk... "

"Hahaha..  Katanya tadi gak bisa tidur malah tiba-.tiba ngambek lagi ..  Gimana sih zah?? "

"Ah...  Sudahlah....  Perasaan saya mang aneh....lupakan sajalah daripada pikir yang tidak-tidak... Semua tak penting kok...  Malah bersyukur sajalah memilih sendiri dari bersama...

"Yaa udah zah....  Yuk tidur ,.
Dadadaaaah....


😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂



Pada sesuatu hari ku lihat sesosok itu,  ia terus berjalan 🚶 berjalan 🚶 berjalan 🚶 berjalan 🚶 berjalan 🚶 berjalan 🚶 berjalan 🚶 berjalan 🚶 berjalan 🚶 berjalan 🚶 berjalan 🚶 berjalan 🚶 berjalan 🚶 berjalan 🚶
Hingga berhentilah ia sesuatu tempat.
Ia menyapa seluruh temannya..
Bercerita ini itu..
Hingga suatu jam saat itu juga diajaklahnya seluruh temannya ke arahku..
Ohw..  Aku Jadi bingung bertanya dalam hati kenapa tiba - tiba berjalan kearah ku..?  Begitu terus ku lihat dengan perasaan campur Aduk..  
Ternyata ada remah-remah roti kiranya didekatku.
Itu ternyata yang diceritakannya pada teman temannya..

Tahukah anda siapakah sesosok  itu?

Hahaha


😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂


"Akhirnya gak perlu malam lagi bangunnya lagi ya zah..? " katanya menepuk bahu yang sedang nonton sctv..

"Entahlah.tergantung diri, .  Mang  kenapa  diri?? Tak suka yaa bangun tengah malam? "Tanyaku tanpa menoleh lebih fokus ke tv..

"Bukan tak suka zah,  tapi bikin saya tak puas tidur bertemu dalam mimpi.. "Katanya bersandar dipunggungku..

"Ciiee bertemu mimpi siapa tuh? " Kataku menggoda.

"Ya mimpi ayah ibu lah... Siapaa lagi zah..  Aku kangeeen sekali  sama mereka.".. Katanya terus terang...

"Oohw....  " Kataku mengangguk melayang..

#ceritalewat

😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂

"Kalau dada kiri sakit  pa tu gelaja sakit  jantung gak tu..zah!??
Napa dada ini terasa sakit lagi. Zah ..?? "

"Ah.. Jangan aneh-aneh deh diri...   Enjoy sajalah...  Semoga semuanya gak  ada  apanya  diri   ..  Doa saja semoga semuanya baik saja tu ."..


😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂



PADA DIA YANG TAK DISEBUT NAMANYA


Aku orang yang  tak mengerti tentang dunia.  Hidupku hanya penuh terompang amping dalam kesendirian. Tak peduli  dunia luar seperti apa,  hanya sibuk dalam dunia hayal. Ku coba melukis semua kata-kataku tentang apa yang melintas dalam pikiranku lalu ku sebarkan kemana-mana walau diri tak pernah kemana-mana.
Ku merasakan dunia hayalku begitu luas walau dunia nyataku terasa begitu kecill.
Hingga sesuatu hari mataku terpaku pada sebuah nama yang tak bisa ku sebut namanya.
Hatiku tergerak untuk menyapanya lewat tempat ku melukis kata-kataku selama ini yang ku sebarkan kemana-mana tapi ku tak  pernah berani.
Ku biarkan  hatiku bergelora
seribu pertanyaan tentang dia. Ku pendam begitu dalam..
Ku katakan pada diriku sendiri seakan-akan diriku berubah menjadi dua. Untuk menyuruhnya diam.  Namun dia malah makin berbisik 

" dirah,  kenapa kau begitu pengecut? " kata diriku padaku .

Aku  tetap diam saja tak menghiraukannya.

"Dirah,  ayo jawab,  kenapa kau begitu pengecut? "Desak diriku memaksaku supaya menjawab .

"Dirah ?? " katanya lagi   mendorong-dorong badanku.

Aku  mulai jengkel, kesal bersorak marah..
"Apa mau kau diri jika aku memang pengecut? " bentakku padanya.

"Dirah..  Sampai kapan kau begini, dirah? Kau harus bisa memiliki hati dia,  dirah? "

"Dia siapa maksudmu, diri?dia yang itu maksudmu? Ah... Jangan mimpi kau diri,  Mana mungkin kau suruh aku mengambil hatinya.. diri? Kau lihat aku. diri.!  Aku seperti Apa ini? Aku seperti apa?  Kau  pasti tahu bukan? Mana mungkinlah dia mau denganku "Kataku dengan nada tinggi.


"Dirah..  Kenapa  kau begitu menyalah kekurangan kau dirah? Bukankah setiap  kekurangan itu pasti ada kelebihan,  begitu juga sebaliknya, kau seperti  tak bersyukur pada tuhan yang telah menciptakanmu,  dirah ? "

"Hei..  Kenapa kau tiba-tiba menceramahiku diri?  Jangan  sok bijak " ujarku ketus terasa muak mendengarnya.

"Dirah..  Siapa yang sok bijak,  dirah?  Aku  berusaha menyadarimu, dirah, jangan terlalu tinggi egomu, dirah.."  Kata diri yang terdengar memohon.

"Aku sudah sadar dari dulu, diri, tapi  semuanya tak ada yang mau mendengarku, suara hatiku teriris  diri? Kau pasti  tahu perasaan itu.. Sakit diri...  sakit. ..   Apa kau ingin kisah itu berulang lagi ah.. ? "Kataku tersinggung..

"Tapi ini beda dirah??  Dia beda dirah?percayalah? " Kata diriku meyakiniku.


Darimana kau tahu dia beda diri? Mang kau pernah menatapnya? Wajahnya saja kau tak tahu?, Apanya  yang beda? "Tanyaku bagai ingin tertawa karena terdengar lucu.

"Aku memang  tak tahu dirah.. Tapi perasaan Ini mengatakan dia beda dirah .beda... 'Kata diriku tak mau kalah atas pendapatnya..


"Apa  yang beda diri? Apa?? " Kataku makin  memuncak oleh emosi.

"Kenapa kau jadi  marah begitu  dirah?? Seharusnya kau mendengarku bukan malah marah?  "Kata diriku tegas tidak ada   rasa takut sedikitpun padaku.  


"Sudahlah...  Stop..  Jangan bahas lagi .. " Kataku mulai menutup telingaku bagai tak ingin mendengar lagi..

 Dan..
Akhirnya suara itu menghilang, Aku jadi terpaku menatap kosong, susah memahami  hatiku  sendiri.. Ku coba kembali merangkai semua kata-kata yang sedang melintas dalam pikiranku lalu ku lukiskan bentuk puisi.


Pada dia yang tak disebut namanya..
Kenapa kau jadi bahan pertengkaran aku dengan diriku...
Ia bagai mengiba memaksaku supaya  aku mendapatkan hatimu,...
Pada dia yang tak disebut namanya...
Apalah dayaku akan dirimu...
Aku tak bisa menyebut namamu walau hanya  satu huruf..
Ntah  kenapa ia bagai  duri yang menancap hatiku pada harap...
Pada kecewaan yang pernah menghampiri ...
Luka yang masih  membekas karena  tak  sesuai dengan harapan yang pernah terucap dikala  itu..
Bagai  selalu diingkari oleh  yang pernah singgah dihati ini..
Ia mengoyak segala hasratku penuh bayangan ternista...
Ternoda pada kesucian diri yang tercampakkan...
Sungguh ia tak mampu lagi  membisikkan kata hati ini padamu...
Pada dia yang tak disebut namanya...
Dapatkah kau mendengar suara hati ini...
Yang berteriak pada hampa karena mu..
Dia yang tak disebut namanya...
Kemanakah harus ku arahkan diriku...
Ku kini hanya bisa membisu memendam rasa...
Yang makin Terkoyak akan asa..
Jiwa yang tak berarti apa..
Hanya tuhan yang selalu mendengar segala gelisahku..


Lalu ku tekan kirim, terkirimlah kata-kata ku seperti biasa..
Ku bagikan beberapa tempat.

Triingg...  Triingg...
Terlihat  pesan masuk
Ku buka.. Terteter nama seseorang..
'Tafa " bisik hatiku menyebut namanya

Tafa ; hai (tulisan pesannya)

Saya dirah : hai juga  (balasku)

Tafa : ku baca puisimu keren keren  deh... 
.
Saya dirah : hmm..  makasih hehe  (balasku)

Tafa : udah lama ya nulis puisi.

Saya dirah : lumayanlah (balasku)

Tafa : orang mana kamu?

Saya dirah : orang indonesia lah..  Orang  mana lagi hehe  (balasku)


Tafa : hahaaa.itu aku tahu., aku juga orang indonesia .  Maksudnya daerah mana?

Saya dirah : yaaa..  Mana tahu Kan.,  gak tahu.. Hehe ...  Daerah sumatera  Kalau kamu?  (Balasku)

Tafa : oohw..  Jauh yaa...  Aku jawa..

Saya dirah : oohw..  Ya jauh hehe  (balasku)

Tafa : hmm... boleh gak  aku minta bikini puisi  darimu ?

Saya dirah : hmmm.. boleh kalau  bisa..  Tentang  apa? ( balasku)

Tafa : tentang cinta yaa?

Saya dirah : tentang cinta yang  bagaimana?  ( balasku)

Tafa : terserah..  Yang penting tentang cinta ...

Saya dirah  : hmm.   Okee..  Dimana bikinnya? (Balasku)

Tafa : sini saja..

Saya dirah : 👌 oke saya coba..   (Balasku)

Tafa : 👌 👌 oke.. Aku tunggu..  😃  😃

Saya dirah : 👌 siiipp..

Cinta...
Cerita yang tak pernah habis sepanjang waktu....
Selalu mengalir dalam setiap insan yang lagi  kasmaran..
Berharap cinta berjumpa.....
Cinta...
Begitu juga  aku...
Engkau selalu ku nanti disetiap rinduku..
Yang sedang membayangkan dirimu...
Berharap bisa berjumpa denganmu disaat perasaan Ini melebarkan sayap asmara...
Cinta...
Bayanganmu selalu mengusikku kemanapun aku pergi..
Seakan akan dia setia menemaniku...
Cinta...
Aku  ingin menyampaikannya padamu segera..
Namun ku masih takut mendengar jawaban darimu...
Cinta...
Dengarlah suara hatiku ini...
Yang sering memanggil namamu...
...

Sudah, gimana cocok gak? Maaf kalau jelek  ( balasku terasa agak tegang dan malu)

Setelah agak lama menunggu terdengar kembali  pesan masuk.

Triing.. Triingg..

 Tafa ; hmm..  Bagus..  Dirah... Baguz.. saya suka..  Cocok sekali dengan suasana hatiku..  Makasih banyak  🙌 ya.....  ( balasnya)


Saya dirah : yaa sama-sama tafa  ☺☺ (balasku)

Tafa : 👌 👌moga..  sukses selalu yaa..  😀😀

Saya dirah  : Aamiin..  yaa makasih  tafa.. Moga sukses selalu jua untuk tafa..  😄😄😄 ( balasku)

Tafa : Aamiin.. 😃 😃 😃

Saya dirah  : 😇 😄😄 ( balasku)

kemudian..
Akhirnya tiada balasan lagi..
Aku termenung tersenyum kecil memandang hampa pada semut berbaris rapi yang teratur..
"Semut saja bisa.. Kenapa aku tak bisa??"  Bisikku.
Suara yang mendesakku tadi  terasa terdengar lagi  ingin kembali protes tentangku..


Tamat

28 november 2017


👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👎👎👎👎👎👎👎👎👎👎

Kisah cinta terpendam seorang OB Karya Laki Like'z

Bedah Karya adalah membedah karya atau mengomentari karya tanpa mengetahui siapa nama penulisnya, di sesi pertengahan, si penulis di hadirkan dan memberi jawaban balik atas komentar. Event ini sangat menarik minat grup facebook Jisa Afta, antusias dan semangat para komentator terlihat dari keseruan interaksi bersama penulis bekar saat dihadirkan, berikut adalah cuplikannya.


BEKAR | Bedah Karya #28

Penulis di hadirkan disesi pertengahan. Selamat Membedah Karya Luar Biasa Ini :

LEBIH DARI ITU AKU MAU

Sebuah ruangan pribadi. Bahkan setiap pagi aku masuk kesana.



"Ayo dong, bilang, aku sayang kamu" Kata itu yang membuatku kangen setiap hari. meski pekerjaan sebagai OB, kurang begitu menguntungkan. Tapi kehangatan cinta itu mampu mengisi lubuk hatiku.

* Tidak mudah memahami mimpi dan merealisasikan sebuah impian. Sebagian asumsi ada yang mengatakan--tidak masuk akal.
Tapi kebenaran itu bagiku memiliki kekasih sesosok sekretaris di tempatku bekerja saat ini.

**

Kukatakan sebagai keberuntungan. Kopi yang terseduh menjadi alasan untuk semua itu.

Dengan langkah sedemikian tegas. Aku bergegas menuju ruang kerjanya.

"masuk!" sangat lembut. Terdengar dari dalam ruangan yang aku ketuk pintunya.


Suara yang selalu menghadirkan kehangatan tiap jengkal tubuhku.
"Cantik sekali wajah itu" bisikku.

Aku selalu betah memandangnya. Paras yang begitu lembut di dalam ruang tersebut. Seolah sebuah gravitasi yang mampu menstabilkan setiap penduduk mata yang berkunjung kesana. Sambil meletakkan gelas yang masih hangat dengan aroma khas kopi. Ingin aku mengatakan

"Aku... Sayang... Kamu".

Sempat kuucap meski dari dalam hati. Entah apa yang membuat perasaan ini begitu dalam ingin memilikimu.

***

Mungkin cintaku selama ini hanya sebuah angan belaka. Tapi aku bisa merasakan kerinduan yang sama tanpa perbedaan status itu.
'Seandainya engkau mau mengucapkan sekali saja, aku bisa mengatakan lebih dari yang kau mau'.

Tak terasa bulir-bulir hangat pun perlahan mulai pecah mengatupi kedua mataku. Tak butuh waktu lama. Sesegera mungkin kukayuh langkah kaki bergegas keluar meninggalkan gadis impianku sendiri di dalam ruangan tersebut.

Tamat -

Kirim cerpen ke Email: jisaafta@gmail.com, cantumkan Fb




Assalamu'alaikum dan selamat malam teman2 DENGAN BANGGA SAYA PERKENALKAN PENULIS KARYA HEBAT INI ADALAH Laki Like'z, silahkan hadir disini Laki Like'z dan menyapa juga menjawab pertanyaan maupun masukan teman tim bedah karya, thanks atas kontribusinya yah 



Penulis Cerpen 
LEBIH DARI ITU AKU MAU










Itulah cerita keseruan Bedah Karya yang event nya tidak akan kamu temui di mana pun di jagat nyata dan dumay ini kecuali di grup facebook Jisa Afta.

Jika kamu ingin karya cerpen kamu di bedah dan di beri  masukan oleh teman-teman, silahkan bergabung di grup facebook jisa afta dengan klik link berikut : 


dan kirim cerpen kamu ke 

email :

jisaafta@gmail.com


Terimakasih dan JAYALAH SASTRA INDONESIA


Seperti apakah kisah Ra yang lebih mencintai pacar barunya? ikuti cuplikan BEKAR #27, klik gambar-gambar di bawah untuk nyimak keseruan tim bedah karya dalam membedah karya.











Bedah Karya adalah membedah karya atau mengomentari karya tanpa mengetahui siapa nama penulisnya, di sesi pertengahan, si penulis di hadirkan dan memberi jawaban balik atas komentar. Event ini sangat menarik minat grup facebook Jisa Afta, antusias dan semangat para komentator terlihat dari keseruan interaksi bersama penulis bekar saat dihadirkan, berikut adalah cuplikannya.

BEKAR | Bedah Karya #27

Penulis di hadirkan disesi pertengahan. Selamat Membedah Karya Luar Biasa Ini :

DERMAGA USANG

Kata-kata itu meluncur deras dari bibirku, entah keberanian dari mana setelah semalaman aku bungkam dalam tatapanmu yang memelas.

" Maafkan aku Ra, aku tak bisa menerimamu kembali, cerita kita telah usai sedari lima tahun yang lalu ketika kau putuskan meninggalkanku dan menikahinya, kembalilah pada istri dan anakmu perbaiki saja hubunganmu dengan mereka, karena mereka lebih membutuhkanmu dan lupakan aku " kataku

" Semestinya aku yang meminta maaf karena selalu menyakitimu Va." Jawab Ra


Lantas engkau pun mengusap kepalaku dan berlalu, membawa selaksa gulana yang membuncah dalam dada diiringi bias cahaya purnama yang temaram tersapu awan di ujung malam Kulihat ada bulir bening jatuh di ceruk pipimu nan curam.

Akh! ... Bagaimana mungkin seorang RAKARDIAN sang penakluk gemunung sepulau jawa di masa kuliah menitikkan air larangan hanya karena penolakanku seorang VANYA ADHITY mahasiswi paling ceroboh se kampus yang pernah ia pacari, lalu ia tinggalkan, entahlah!
Sekali lagi maafkn aku Ra ... maafkan aku, Biarlah ini kali terakhir pertemuan kita dan dermaga menjadi pusara kisah kita yang telah usang selamanya." Gumamku lirih

Tamat -

Kirim cerpen ke Email: jisaafta@gmail.com, cantumkan Fb.










Assalamu'alaikum dan selamat malam teman2 DENGAN BANGGA SAYA PERKENALKAN PENULIS KARYA HEBAT INI ADALAH Bi Yang Lana, silahkan hadir disini Bi Yang Lana dan menyapa juga menjawab pertanyaan maupun masukan teman tim bedah karya, thanks atas kontribusinya yah :)

Penulis Cerpen DERMAGA USANG 


Itulah cerita keseruan Bedah Karya yang event nya tidak akan kamu temui di mana pun di jagat nyata dan dumay ini kecuali di grup facebook Jisa Afta.

Jika kamu ingin karya cerpen kamu di bedah dan di beri  masukan oleh teman-teman, silahkan bergabung di grup facebook jisa afta dengan klik link berikut : 


dan kirim cerpen kamu ke 

email :

jisaafta@gmail.com


Terimakasih dan JAYALAH SASTRA INDONESIA.








Namaku Terlukis Untukmu. Silahkan klik gambar di bawah untuk detail ilustrasi


NAMAKU TERLUKIS UNTUKMU
Cerpen 6 : NURUL AZIZAH

11 April 2015

    Diperjalanan pulang aku teringat kejadian tadi di kampusku.

Seseorang beradu mulut dengan dosennya karena berbeda pendapat dalam sebuah pertanyaan yang begitu mudah menjadi begitu rumit dalam sebuah  topik diskusi.

 Dosennya kewalahan menjawabnya karena dia sesorang mahasiswa yang begitu cerdas dari teman-teman sekampusnya termaksud aku yang tergolong sebaliknya hanya bisa terpana  ,kagum melihat kecerdasannya.

 Suaranya begitu merdu disaat membaca ayat-ayat suci al-quran . hatiku begitu sejuk mendengarnya bagai terasa melayang diriku

 ‘’Wah..  hebat ya dia"  kataku mengingat-ngingat kejadian itu.

 ‘’iya hebat" jawab seseorang yang tiba-tiba berada disampingku.

 Aku terkejut menoleh ke arahnya,
dia tersenyum padaku

 ‘’Eeh...  sejak kapan kamu disini ?" tanyaku kaget melihatnya.

" sejak tadi rah"  jawabnya pendek sambil mengarah pandangannya kejalanan yang penuh kendaraan.

 ‘’Sejak tadi gimana maksudmu?aku saja sendirian sejak tadi mah’? " tanyaku tak percaya..

’’Ya.. Sedang asyik sendirian melamun ditengah jalan,..  mana kamu sadar aku sudah sejak tadi disini, kayaknya kamu sedang mikir aku ya rah,hebat kan?" hahahahaha…" jawabnya tertawa pontan.

 wajahku jadi memerah mendengarnya

 ‘’ yeeee siapa yang memikir kamu  fir,jangan GEEER " kataku berusaha menyembunyikan rasa maluku

’’kok dia bisa tahu sih..? " kataku dalam hatiku.

’’hahahahaaaaaa jujur sajalah rahma’’ katanya terus terang…

‘’yeee Geer kamu firdaus, jangan sombong loh?"  kataku sewot.

‘’siapa yang sombong rahma tapi tebakkan ku benarkan,,? hahahaahaaa jawabnya  tertawa..

’’ huuuuu Geer mah..  eeh... ngomong-ngomong tumben kamu pulang berjalan kaki fir, mana motormu ?" tanyaku teringat

. ‘’motorku dipakai ayah rah " jawabnya pendek. 

"Oohw, gak segan tuh,? Biasanya cowok gak rela berjalan kaki’’ kataku polos.

’"  Hahahahaaa siapa bilang begitu rah,gak juga tuh?" tanyanya tertawa lagi.

’Ya kebanyakkan begitu’’ jawabku lugu. 

‘’Ohw ,kebanyakkan ya,hahahahaaa"  katanya tertawa berderai.

’’ Yee. Kok kamu dari tadi tertawa melulu sih fir,nter kemasukkan loh?kataku mulai kesal

.’’hahahahaaaaa, biarin ,habis kamu lucu nian rah hahahaaaaa.... aduhh sakit perutku rah ’’ katanya sambil memegang perutnya.

‘’ itulah rasain, tertawa melulu saja kataku  sewot.

‘’hahaha yolah" katanya.. tertawanya mulai reda.

Tiba-tiba seseorang bersepeda motor berhenti didepan kami  menyapa’

’ hai, fir, rah,,   fir, ayo naik fir, ada urusan mendadak nih dikampus, kamu harus hadir fir’" ajak seseorang itu yang ternyata teman firdaus.

" Ohw,urusan apa don? Aku mau pulang dulu?tanya firdaus.

‘’Belum tahu fir,pokoknya kamu harus hadir fir , teman-teman yang menyuruh aku menjemputmu,untung kamu masih disini"  jawab dono memaksa firdaus naik ke motornya,.

‘’ ohw yolah,..  rahma aku duluan yaa, sorry gak jadi bareng.. hahaaa " katanya pamit yang masih tertawa padaku   sambil menaiki motor dono..

 ‘’ yeee siapa bilang mau jalan bareng denganmu’’jawabku yang masih kesal campur bingung.

‘’rah kami duluan yaa,maaf teman bareng mu ku bawa mendadak hehe"  kata dono ikut pula menggoda ku  meninggalkanku yang masih kebingungan tanpa menjawab sepatah kata  sambil melanjutkan  langkah perjalananku menuju rumahku yang terasa masih jauh setelah mereka  menghilang dihadapan mataku .

Begitu tiba dirumah aku langsung merebahkan badanku diatas kasur

’’ huufff, capek bangat hari ini, napa terasa amat jauh ku berjalan,biasanya gak sejauh ini?"  tanyaku pada diriku sendiri yang masih bingung.

Ibuku lewat didepan pintu kamarku yang masih terbuka menegurku

’’eeh udah pulang rah,?kapan tiba?tanya ibuku.

’’baru saja tiba  ma, nih lihatlah bajuku aja lum ganti karena capek bangat ma’’, jawabku polos.

"Ohw yolah..  nter setelah ganti baju langsung makan ya. Nter sakit magh lagi kalau gak makan " kata ibuku tersenyum mengingatkan.

‘’Okeee...  maaa"  kataku mengangkat jempolku ibuku tersenyum lalu   menutupkan pintu kamarku,aku menatap langit-langit kamarku, aku jadi teringat perjalanan pulang tadi,

’’aneh ya,..  tumben dia berjalan bareng denganku walau hanya separuh perjalanan,apa itu kebetulan ya?

hmm ternyata dia humor juga orangnya, tak ku sangka dia yang dikagumi banyak orang, cerdas, tampan pula tiba-tiba berada disamping orang yang  sebaliknya alias bodoh sepertiku tanpa disadari pula,
cantikkah aku?
ah gak juga tuh lumayan aja kale,
apalagi aku ketahuan memikirkannya?ohw.  kok bisa yaaa.?
Ah.. biasalah semua orang pasti  juga begitu padanya tentu tahulah dia tapii bagiku napa  bagai mimpi aja ya hari ini’? ’hahahaaa napa ya?"  tanyaku pada diriku sendiri..
,tertawa sendiri seperti tak percaya  yang aku lewati hari ini

.
Esok harinya, dikampus

 ‘’hai rah, gimana tugasmu ?pa udah selesai?"  Tanya temanku menghampiku.

 ‘’ aduh, belum nur,sulit bangat tugasnya,kepalaku rasa pecah nih,pusing memikirnya kalau kamu gimana nur?udah selesai ya?" tanyaku ngeluh.

’’ Belum juga rah tapi kita harus secepatnya menyelesaikannya kerena kita harus wisuda tahun ini juga"  jawab temanku mengingatkan,.

’’yaaa nur, aku juga berharap begitu ,moga aja ya kita bisa menyelesaikannya secepatnya ,aamiin kataku berdoa.

’’ya rah, Aamiin, eeh ngomong-ngomong kamu kemarin jalan bareng  dengan firdaus ya, hemhem tumben tuh?"  Tanya temanku teringat sambil mendorong-dorong bahuku dengan bahunya.

 Pipiku jadi merah mendengarnya

’’yeee siapa bilang gak kok "kataku tersenyum malu menunduk.

’’ngaku  ajalah rah,aku yang  lihat dengan mata kepalaku sendiri, kalian terlihat akrab bangat ciieee kayak.lagi asmara nih " kata temanku mengerdip matanya mengodaku.

’’ah apaan sih nur?sumpah itu Cuma kebetulan aja kok,gak ada apa-apa"  kataku sewot.

‘’kebetulan pa kebetulan tapi hatimu senang kan walau gak mo ngaku,wah betapa bahagianya tu beruntung andai bisa memilikinya ooohw duhaaiii,hahahaha?" kata temanku yang makin menggodaku.’

’kok kamu makin ngawur sih,nur?ngapain bahas yang gak penting tu?’lebih baik bahas tugas kita dong"   kataku jengkel.

’’yeee marah nih ,tumben kamu jadi rajin, rah,,apa karena dia yaaa.supaya nter bisa gitu loh ya..hahaha"  kata nuri yang tak peduli perubahan wajahku.

’’ah terserah kamulah nur kalau gak percaya ya udah kataku kesal .

‘yee kamu  marah ya rah,kok gitu aj marah?" tanya nuri pura-pura sedih.

’’ya habis kamu tu masa' menghubung-hubungi tugasku dengan dia sih, nur?bukannya kamu yang bilang kita  harus wisuda tahun ini jadi gak ada hubunganya dengan dia dong " kataku menerangkan.

’’ Ya aku Cuma canda kok rah, habis bosan kalau mikir tugas melulu " kata nuri ngaku.

‘’ya udah, yuk kita masuk,tu dosen udah datang "kataku mengajak.

 Kami pun masuk disitu sudah terlihat firdaus ngobrol dengan teman-temannya.

Aku menjadi gugup karena kami baru saja mengbahas tentangnya .nuri tersenyum-senyum melihatku.’

’itu dia rah.. " kata nuri berbisik seperti mau mulai lagi.

‘’ah,udahlah nur?jangan bahas lagi dong,nter ketahuan,aku bisa malu"  kataku menepuk bahunya.

’’hehehee’,maaf’ kata nuri tertawa pelan.
Begitu seminggu  menjelang wisuda ‘’alhamdulillah akhirnya selesai juga.,tinggal wisuda lagii..

horeeeee...... " kataku berlonjak-lonjak sendirian tak menghiraukan orang-orang yang pada melihatku termaksud nuri yang sudah mengejarku sejak tadi,tak ku dengar teriakkanya karena terlampau senang, tiba-tiba  aku menabrak firdaus yang sedang menuju pakir motornya

’’ eh,maaf gak sengaja"  kataku menunduk yang belum tahu siapa yang aku tabrak.

’’gak apa-apa rah,hati-hati dong jalannya,jangan melamun dijalan,apa sedang mikir aku lagi yaa.,hehe " kata firdaus bercanda.’

’kok suara firdaus"  kataku dalam hati.
Begitu ku melihatnya

’’eeh kamu  fir?" tanyaku kaget.

’’iya aku,siapa lagi hehe " jawabnya tersenyum.’

'’ohw maaf, aku tak sengaja menabrakmu fir " kataku bersalah,

’’ohw gak apa-apa rah,lain kali hati –hati, jangan melamun dijalan " kata firdaus mengingatkan.

’’siapa yang melamun,aku gak melamun kok"  kataku tak terima.

’’hoi rah,kok kamu tinggali aku sih?dari tadi aku memanggilmu napa gak menoleh sedikit pun ?" tanya nur ngos-nngosan karena kelelahan sudah berada disampingku.

’’kan benar tuh temannnya aja diabaikan'’ firdaus yang menjawab

"eh ada firdaus,ketemu lagi nih " kata nuri berbisik .

’’ eeh apaan sih,?maaf aku  nur,aku gak tahu kamu memanggilku tadi karena aku terlampau senang"  kataku polos.

’’ciiee senang apa nih?senang bertemu ya hemhem?" kata nuri mulai  lagi menggodaku.

Firdaus yang mendengar hanya tersenyum melihatku.

 Aku jadi malu.

"’aduuh! nur,kamu ini ngawur aja terus,.. kamu juga fir jangan salah paham loh,jangan percaya omongan temanku ini
,aku lagi  senang karena sebentar lagi kita wisuda gitu,ngerti,?jangan asal dugaa aja’’kataku panjang lebar dengan nada ketus.

.’’ooohww gituu"  jawab mereka serempak. Lalu

 ‘’yolah,maaf juga aku ya rah ,moga wisuda kita lancar semua ‘’kata firdaus berdoa.

’aamiin. " jawab kami serempak

’’tersenyum dong rah. ,jangan cemburut gitu dong,malu sama tu …?" kata nuri sambil menunjuk firdaus yang masih tersenyum melihatku.

‘"Yee..  ngapain malu kamu bikin aku kesal nur.. eeh fir ngapain kamu senyum-senyum gitu?" kataku sewot.

’’ Eeh rah kok kamu bentak-bentak gitu sih rah,malu dong’’ kata nuri sambil mencubit pinggangku.

 ‘’adduh, ngapain kamu nur,kok aku dicubit sih?tanyaku sambil mengusap-usap pinggangku karena sakit.

.’’hmm ya udah...  ,aku pamit dulu ya rah, nur aku duluan" kata firdaus meninggalkanku yang terbengong,nuri mengangguk kencang.

Sekali lagi firdaus menatapku tersenyum mengangguk lalu menghilang dengan lajuu motornya.

aku terpaku tanpa menjawab sepatah kata maupun mengangguk.
nuri yang menyadari hal itu tertawa berderai’

"’hahahahaaaaaaa hoii rah, ngapain bengong begitu,?itulah bentak-bentak melulu pergi dia tuh.
,haaha  kayaknya dia juga suka kamu rah,yuk kita pulang?
lain kali kamu jangan bentak-bentak gitu lagi ya gak baik loh"  kata nuri menggodaku lagi sambil menyarankan ,mengajakku mulai berjalan,memegang tangaku lalu tersenyum.

Aku hanya tersenyum hampa mulai melangkah,kakiku terasa berat , hatikku merasa bersalah,semua terasa bercampur aduk, perasaan ganjil timbul dihatiku.

" Ada apa ini?napa aku kehilangan daya?napa lidah ku jadi keluh?
napa aku?
apa kata nuri itu benar?
apa benar itu ?" tanyaku dalam hati menoleh ke nuri yang terlihat senang disampingku sambil melantunkan sebuah lagu yang terasa diarahkan kepadaku lalu tersenyum melihatku.

Waktu wisuda pun tiba,sebelum berangkat aku menatap diriku dicermin ‘
'’Aduh..  bahagianya yaa? orang sebodoh aku akhirnya bisa wisuda,.. hehe ternyata aku cantik juga ya.hahaha"  kataku pada diriku sendiri dicermin karena baru kali ini berdandan cantik oleh ibuku.
sebab selama ini aku hanya memakai sekedar bedak saja.

’'rah,aayo rah berangkat,nter terlambat’’ kata ibuku memanggil ku.

’’ Iyaaa maa ,tunggu sebentar teriakku.’’sudah siap kan? okee,ayo berangkat"  kataku semangat pada diriku sendiri yang masih dihadapan cermin.

Aku pun keluar terlihat ibu dan ayahku menunggu tersenyum melihatku karena aku satu-satunya anak tunggal mereka

’’Wah ..  cantik sekali anak mama hari ini "kata ibuku memuji.

"Ah,.. masa' sih maa" kataku tersipu malu.’

’ Iya rah ,kamu cantik rah, pas seperti mamamu dulu " kata ayahku ikut memuji.

‘’ciee papaa,..  mama jadi malu tuh pa,hehe " kataku melihat pipi ibuku memerah.

"’ Ayo,berangkat nter terlambat " kata ibuku memotong mengabaikan gurauan.
ayahkku tersenyum melihatnya.

kami pun berangkat dengan naik angkot karena naik motor bertiga tak mungkin.

 Begitu tiba ditempat acaranya,terlihat begitu ramai,aku jadi gugup karena teringat sesuatu. ,ibuku melihat kegugupanku

’’kenapa rah kok gugup begitu ?" Tanya ibuku.’

"’gak napa-napa kok ma" jawabku  pendek.

‘’oh yolah.. gak usah gugup begitu rah,nter bisa berantakkan, tenangkan saja dirimu"  kata ibuku mengingatkan.

’’iya maa’’ kataku mengangguk.

 Acara pun  dimulai dalam berbagai susunan, diawali dengan membaca al-quran ternyata firdaus yang tampil dan sampai akhir acara . begitu selesai kami saling mengucapkan selamat,nilai ip ku lumayan baik.

Nuri menyapaku 

‘’hai rah,..  selamat ya rah " ucap nuri memelukku.

’’iya nur,kamu juga selamat ya " kataku senang.

‘’maa...  paa..  ini temanku nuri’’ kataku memperkenalan nuri ke orangtuaku.

Begitu juga nuri semua saling bersalaman.

Tiba–tiba firdaus menghampiriku bersama orangtuanya’

"’  hai rah, selamat ya"  kata firdaus menjabat tangaku.

‘’Ya,..   makasih,selamat juga buat kamu fir"  kataku mengangguk gugup.

’’ Eeh,..  bukannya ini yang mengaji tadi ya. ,Wah ...  suaramu merdu sekali nak,bikin ibu menangis loh..  
oh... ya.. ini ibunya rahma, ini bapaknya rahma" kata ibuku memujinya sambil memperkenalkan diri.

‘makasih.. buk,pak"  kata firdaus sopan menyalami orangtuaku.

’’ibu ini dia bu?,kata firdaus ke orangtuanya menunjuk kearahku.

.aku yang mendengar serunya menoleh’ dia siapa maksudnya?" Tanyaku dalam hati bercampur penasaran.

Ibu firdaus nampak sedang berpikir seperti kenal dengan orangtuaku

 ‘’eh bukannya kamu fitri kan?dan suamimu ini hamdan kan?" tanya ibu firdaus mengingat-ngingat.

Ayahku menoleh ke ibu firdaus.

" Iya ohw..‘kamuu, kamu lola  kan?
ya  Allah..   ini lola maaa, teman kita dulu maa,pa kabar nih lola?
. mana tomi suamimu?" Tanya ayahku girang.

Sedang ibuku masih kebingungan mencoba mengingat-ngingat.

"’saya sini ham’?’" jawab ayah firdaus langsung memeluk ayahku tersenyum hangat.’

"’Apa kabar kawan sungguh lama kita tak berjumpa?tanya ayah firdaus hangat.

’’Alhamdulillah ..  baik tom,kau sendiri apa kabar?jadi ini anakmu ya... pantasan mirip dengan bapaknya ya..hahahahaaa"  jawab ayahku tertawa senang.

'’ooohw, lola,.. mah, _  aku baru ingat,
aduuuh pa kabar nih lola?udah lama kita tak bertemu bikin aku lupa lola . aduh....  udah pada berubah kamu lola’’ kata ibuku teringat  melonjak girang memeluk ibu firdaus.

Kami pada kaget melihat reaksi ibuku. Aku, firdaus saling pandang tersenyum melihat reaksi orangtua kami terlihat seperti anak remaja lagi,

‘’wah...  kayaknya orangtua kita saling kenal mah rah? "bisik firdaus kepadaku, aku hanya mengangguk tersenyum melihat reaksi ibuku  berjumpa dengan teman lamanya seperti kembali ke masa mudanya.

"Yee masa' kamu lupa sama aku fit ,kamu makin cantik aja fit.hahahahaaaa"  kata ibu firdaus bercanda.

‘’ah .!   masak sih lola..  sudah tua masih dibilang cantik
hahahaa, jadi ini anakmu ya..
wah.. Beruntung tuh mirip dengan suamimu lola,...  merdu sekali suaranya mengaji mah., hatiku jadi terhanyut"  kata ibuku memuji firdaus.

 ‘’ Alhamdulillah..  fit,ternyata Allah masih menakdirkan kita bertemu lagi bersama anak kita..
aku tak menyangka anakku selalu menceritakan tentang rahma yang ternyata anakmu fit.. mungkin inilah takdir buat anak kita fit’’ kata ibu firdaus tersenyum padaku.

Aku jadi kaget

’’ohw ternyata selama ini kamu menceritakan tentang aku kepada ibumu,..  buat apa?" kataku dalam hati.  Ku tatap terlihat firdaus tersenyum malu disampingku.

"’ohw, maksudmu apa dengan anak kita ?" tanya ibuku masih tak paham.’

"anakku ingin melamar anakmu hari ini fit,.  dia sudah mengatur  semuanya dengan baik sebelum wisudanya, apa engkau merestui anakku dengan anakmu, fit, ham!? "Tanya ibu firdaus penuh harap ke orangtuaku.

’"ohw...  melamarku?  " kataku kaget.

firdaus menoleh

 ‘’iya rah,..  maukah kamu jadi pendampingku?" tanya f irdaus penuh harap.

’’ Apa? Apa kamu sedang bermimpi nih firr ?kita kan baru saja wisuda fir,masak kamu,kamu?? ?pa kamu gak salah memilihku tuh fir ?" tanyaku tak percaya.

‘’Gak salah rah..  aku tahu semua ini diluar duga tapi aku sedang tidak bermimpi,. 
ini nyata rah,..  niatku udah yakin rah, NAMAKU TERLUKIS UNTUKMU rah,yakinlah?maukah kamu menjadi pendamping hidupku rah?" Tanya firdaus penuh harap dan wibawa tanpa ragu sambil mengeluarkan sebuah cincin  bermata mutiara yang indah.

Aku menjadi gugup,masih tak percaya apa yang aku lihat saat ini, perasaan hatiku terasa campur aduk,
 ku tatap orangtuaku, mereka nampak mengangguk tanda setuju,orangtua firdaus nampak tersenyum,

 sedang nuri sudah melonjak-lonjak girang

’’ayo terimaa rah,terima " sorak nuri membuat orang-orang sekitar kami pada melihat mendengar sorakkan nuri,

aku jadi makin gelisah,gugup campur malu.

‘’hmm insyaallah,..   akuu,..  akuu..  , aku mau fir ‘’jawabku mengangguk terbata-bata..

’’Alhamdulillah ‘’ucap orangtua kami serempak.

 Firdaus langsung bersujud syukur

’’Alhamdulillah...  makasih ya Allah" ucap firdaus lirih

Lalu firdaus memasangkan cincin ke tanganku yang  bergetar karena begitu gugup.

 Orang-orang sekitar pada bertepuk tangan,, orangtuaku dengan orangtua firdaus nampak bahagia. Nuri langsung memelukku erat,’

’selamat lagi ya rah..  ,apa yang aku katakan benar kan?hahahaaaaa aku begitu bahagia melihatmu rah,
 oohw akhirnya termiliki juga sang pujaan hatimu duhaaaii aku bahagiaa..hahahaaaa " kata nuri tertawa  mulai lagi menggodaku ,

aku menepuk bahunya , tak terasa air mataku mengalir

"’makasih nur..  aaku.., aku juga bahagiia" kataku tersedu-sedu dalam pelukan nuri,.

Firdaus nampak memeluk orangtuanya juga orangtuaku.
’’Terima kasih buk, pak telah merestui kami "kata firdaus  terharu bahagia. Orangtuaku mengangguk senyum.

‘TAMAT
14 April 2015’