HeksaGraf - Sastra Enam Paragraf diciptakan oleh Jisa Afta

HeksaGraf dibentuk dengan menggabungkan dua kata yaitu diambil dari kata "Hexa" (Yunani: enam) dan "graf" (tulisan/paragraf)..

Kekeliruan Kategori Puisi di Sekolah dan Kampus

Di sekolah dan kampus, pelajaran Bahasa Indonesia mengajarkan pada kita semua bahwa Puisi tergolong dalam kategori teks fiksi atau karya fiksi. .

Apa itu DREB?

Dreb diciptakan oleh Jisa Afta, DREB adalah esensi dari sebuah cerita seperti menonton hanya scene paling intens dari sebuah film.

Proses dI balik DREB: PROYEK VANTA-VOID

Gambaran besar Proyek 'Vanta-Void' di dalam pikiran dan imajinasi liar:.

BANGGANYA PUNYA BUKU PUISI | Oleh : Tea Terina

Membaca judulnya memang menimbulkan penafsiran yaitu bangga memiliki buku puisi karya sendiri.

Buku

Tersedia 
Versi Buku Manual, &
Versi Buku Digital (Ebook) 
( baca buku di handphone semudah membuka aplikasi)












Kitab Semilir - Nazam Tak Berdahak



Pemesanan:

















Kini Baca Buku Hanya Di Handphone Kamu



Pemesanan Via WhatsApp silahkan KLIK DISINI

Buku Digital Kitab Semilir

Memperhatikan kebiasaan teman2 yang sering online dan jarang membaca buku, maka saya mencoba menyajikan Buku Digital Kitab Semilir langsung di baca di Handphone teman2. Pemesanan nya pun sangat simple, langsung di kirim via WhatsApp. Kemana-mana teman2 tidak perlu lagi membawa buku, hanya cukup membaca buku digital Kitab Semilir Jisa Afta di Handphone. Sambil membaca Buku Digital Kitab Semilir sambil facebookan.
Cttan : Jumlah halaman : 328 Halaman.








Facebook Ria M




Assalaamualaikum
Salam kasih untuk semuanya
Aku sangat menyesal beli buku ini, kau tahu knp karena baru sekarang kutemukan kok tdk dulu dulu. Buku yg sangat menghormati pembaca, menyanjung, belum sepertiga dari kedua buku ini kubaca aku sudah terusir dari buku ini agar tdk terjebak dalam membaca ingin rasanya kutumpahkan segala isi jelaga jiwa...menghancurkan dendam yang menjadi sekat tipis pertemuanku dengan yang menjaga jernihnya air zam zam..Jisa Afta tulisanmu menguraikan kristal warna kepedihan menjadi lukisan indah di dalam jiwa.....







Gak nyesel beli buku ini.. 
Kalimat pembukanya saja sudah memikat apalagi isinya, moga gak kalah dasyat. 
Congratz buat mas Jisa. Moga buku lainnya juga sukses