HeksaGraf - Sastra Enam Paragraf diciptakan oleh Jisa Afta

HeksaGraf dibentuk dengan menggabungkan dua kata yaitu diambil dari kata "Hexa" (Yunani: enam) dan "graf" (tulisan/paragraf)..

Kekeliruan Kategori Puisi di Sekolah dan Kampus

Di sekolah dan kampus, pelajaran Bahasa Indonesia mengajarkan pada kita semua bahwa Puisi tergolong dalam kategori teks fiksi atau karya fiksi. .

Apa itu DREB?

Dreb diciptakan oleh Jisa Afta, DREB adalah esensi dari sebuah cerita seperti menonton hanya scene paling intens dari sebuah film.

Proses dI balik DREB: PROYEK VANTA-VOID

Gambaran besar Proyek 'Vanta-Void' di dalam pikiran dan imajinasi liar:.

BANGGANYA PUNYA BUKU PUISI | Oleh : Tea Terina

Membaca judulnya memang menimbulkan penafsiran yaitu bangga memiliki buku puisi karya sendiri.

Temaram Di Surga




Menunggu kata-kata pecah dari bibir malam
aku menyemat nelangsa
menghitung waktu berputar
sambil merayu permainya keindahan
aku akui eloknya keanggunanmu
berlari
terjatuh batinku rapuh
terbebas lalu terpenjara dalam pusat kebijaksanaan
cinta membebaskan rohaniah sang dewi
tapi cinta menyingkap kebiadapan asmara
atas namanya aku selalu menjauhi subuh dan burung-burung pagi
atas namanya aku selalu mengetuk jendela mimpimu

seumpama pagi ini adalah temaram disurga
seumpama siang ini adalah langit pelukanmu dan darba kasih sucimu
aku pasti akan menukar seluruh syair terindah dalam setiap bait kitab semilirku
menjadi mahligai kata
yang tidak pernah disaksikan manusia
kecuali telaga nazam
tempat kita menukar perasaan

menempatkan ditempat sesungguhnya

Bunga Keranda



Hatiku bagai tebaran bunga keranda
jatuh dari tangan bidadari
menggelapar laksana pengemis lapar

karena jiwa
biarlah tangga menuju surga itu terbuka
tapi aku tetap disini
menunggumu dipuncak nirwana

Kekasih
sebuah janji telah menjelma seperti ombak bermadu kabut
menggeliat di kaki langit
dan air matamu tumpah menggenangi bumi
perihnya khalbu
sakitnya teriakanmu
memisahkan ingatan kita pada cinta

dibatas kepedihan ini
kudengar kau menyebut namaku
sedang aku terpenjara di bukit rindu

dan kau
telah kembali pada cinta yang agung

inilah derita yang panjang
menyisakan debu
dan keheningan bermandi puisi duka

Wahai malam
hentikan tarian-tarian gelapmu yang merasuki mimpiku
pabila kusentuh wajah kekasih dengan ayat-ayat bisu
mengalirlah darah dari cawan sepi

karena jiwa
aku menunggumu
diantara tiang-tiang candi beratap senyummu

Menjadi Mimpi



Ketika cinta berserak diantara dua misteri jiwa kita ketika aku menjadi seperti aku saat engkau menjadi seperti dirimu kebisuan pun menjadi seperti bisu dan langit pun menjadi seperti langit,,, seperti itulah arti tatapmu pada resah dan getar asmara dibawah temaram yang mencoba jadi temaram,,, Ketika aku mencoba menjadi aku, mencoba menjadi segalanya demi merengkuh kesederhanaan kasihmu,,, engkaupun menghadiahiku malam yang mencoba menjadi gelap,,, sedang mataku tetap melihat cahaya kerling dahimu yang mencoba menjadi nyata,,, akulah mimpi sejatimu yang mencoba menjadi mimpi...