Skip to main content

Misteri Kekuatan Kata - Kata Buku 5 Detik Jisa Afta | Oleh : Ria Mi




















Selektif dalam pemilihan kata ini tentu harus kita jelaskan yaitu bebas dari pornografi, sara dan kata kata kebencian umpatan atau kata-kata kasar yang ada dalam kehidupan." Anda tidak menggunakan sembarangan kata dalam menulis. Anda harus memilih kata-kata yang sangat anda pahami dan paling anda sukai. Anda tidak perlu memikirkan apakah kata-kata yang anda gunakan dipahami pembaca anda atau tidak. Yang oenting diri anda, ketika anda paham kata- kata yang anda tulis, maka akan sangat mudah menjelaskan kepada orang lain arti kata kata itu."(Jisa Afta: 5 Detik: 41)
Bagaimana penerapannya dalam proses Belajar mengajar mari kita simak penjelasan saya berikut. Teknik ini bisa dilakukan di dalam kelas apalagi di luar kelas. Pengerahan maksimal daya imajinasi anak akan mempermudah pelaksanaan pembelajaran dengan teknik ini.
Misal anak kita minta menyebut kata yang paling dia suka katakanlah

Ibu
Maka anak kita arahkan kata indah apa saja tentang ibu
Misalnya
Halus
Sabar
Luhur
Hormat
Kasih

Kita beri kesempatan untuk anak menyampaikan kalimat indah tentang ibunya dengan kata halus misalnya.
Ibuku bahasanya halus.
Kita ajak anak membandingkan dengan kalimat milik kita misalnya
Halus bahasa ibu menyentuh kalbuku.
Secara otomatis anak akan mengatakan kalimat yang kita tulis memiliki nilai rasa keindahan yang lebih indah dari kalimatnya. Dengan cara ini anak kita arahkan menulis kalimat indah atau semilir dengan cara yang menyenangkan. Dengan tidak langsung kita memberikan kesempatan kepada anak untuk menilai karyanya sendiri kemudian memperbaikinya.

Ria Mi

Comments

Popular posts from this blog

HeksaGraf - Sastra Enam Paragraf diciptakan oleh Jisa Afta

HeksaGraf atau Sastra Enam Paragraf, merupakan seni sastra berbentuk cerpen enam paragraf yang diciptakan oleh seorang penulis bernama Jisa Afta. Kata HeksaGraf merupakan kata baru yang disusun oleh Jisa Afta. Kata HeksaGraf dibentuk dengan menggabungkan dua kata yaitu diambil dari kata "Hexa" (Yunani: enam)  dan "graf" (tulisan/paragraf). Ciri dan Struktur HeksaGraf Cerpen enam paragraf atau sastra pendek enam paragraf memiliki ciri dan struktur sebagai berikut: Ciri HeksaGraf - Struktur enam paragraf - Maksimal 555 kata - Tiap paragraf maksimal 1 dialog atau tanpa dialog Struktur HeksaGraf 1. Paragraf Pertama - Pembukaan (Opening) 2. Paragraf Kedua - Konflik (Problem) 3. Paragraf Ketiga - Penyelesaian / Penutup (Resolution or Ending) 4. Paragraf Keempat - Kondisi Tokoh Saat pasca Ending  5. Paragraf Kelima - Plot Twist (menghasilkan penyangkalan Resolution di paragraf 3) 6. Paragraf Keenam -- Klimaks - Konklusi final atau Ending yang Menggantung (tanpa resolusi). ...

BANGGANYA PUNYA BUKU PUISI | Oleh : Tea Terina

BANGGANYA PUNYA BUKU PUISI Membaca judulnya memang menimbulkan penafsiran yaitu bangga memiliki buku puisi karya sendiri atau bangga memiliki buku puisi karena membeli. Perasaan terakhirlah yang dialami  Mila Putri , siswa SMPN 2 Pagak yang masih kelas 7. Penyuka puisi sejak SD tetapi merasa belum bisa menulis puisi dengan baik ini, merasa bangga dan senang setelah menerima kiriman buku Nazam Tak Berdahak karya  Jisa Afta . Sebagai guru saya ingin mengetahui kesannya setelah memb aca buku tersebut. Saya beri waktu kurang lebih 3 hari. Apa komentarnya? Indah, bahasanya banyak yang imajinatif dan penuh makna tetapi ada bagian yang belum dipahaminya. Saya paham jawabannya karena ia masih perlu belajar untuk mengenali puisi khas Kitab Semilir karya Jisa Afta.  Saya berharap setelah membaca seluruh isi buku itu, ia bisa belajar menulis puisi tanpa menunggu sampai di kelas 8 karena di kls 8 ada materi pembelajaran Teks Puisi. Dan ia punya pilihan menulis puis...

Perbedaan Terkenal dan Hebat

Orang terkenal, belum tentu hebat. Orang yang disukai banyak orang, belum tentu hebat. Orang yang populer belum tentu hebat. Sebab bisa jadi seseorang terkenal karena perilaku uniknya yang tidak mendidik Atau bisa jadi seseorang disukai banyak orang karena ia berwajah tampan atau cantik saja Dan bisa saja seseorang populer karena melakukan penistaan agama, misalnya. Sebelum anda menjadi penulis, apa tujuan anda? Menjadi orang terkenal atau orang hebat? Buku ini akan menjadikan anda hebat, bukan terkenal. Hebat dalam pengertian buku ini adalah Anda menjadi penulis untuk di kagumi pembaca. Bukan untuk menjadi populer. Lalu anda bertanya dalam hati, “untuk apa hebat kalau tidak populer?” Jawabannya nanti di pertengahan buku ini. Sudah siapkah anda menjadi penulis hebat? Mari kita mulai,