Skip to main content

Bukan Karya Sastra


Karya Semilir adalah bukan karya sastra. Karya ini sebenarnya bukan puisi. 
Kitab Semilir adalah buku yang berisi tentang karya semilir. 

Karya semilir adalah karya seni menulis dengan tinta kebebasan. 
Menuangkan emosi dalam tata urut dan pemaknaan secara rinci, teliti, detail dan penuh samaran dengan gaya bahasa semilir.

Kekuatan Karya Semilir

1. Tidak adanya unsur pengulangan kata dan pengulangan makna adalah salah satu kekuatan karya semilir yang tidak akan anda temui pada semua karya     seni sastra tulis didunia ini. 

Bila anda membaca semilir dan memperoleh kesan pengulangan makna, sesungguhnya itu bukan pengulangan, tapi itu penekanan pemahaman. Sebab     manusia terkadang tidak memaknai isi tanpa penekanan pemahaman.

2. Kosa kata baru dan mungkin unik, mungkin pula anda sama sekali tak pernah menjumpai kata kata dalam karya semilir ini sebelumnya. 

Bila anda membuka Kamus Bahasa Indonesia dan bila kata kata dalam karya semilir ini tidak anda jumpai, maka perhatikan penjelasan dibawah ini.

3. Satu satunya karya yang tidak akan pernah anda pahami tetapi anda sukai, adalah KITAB SEMILIR, mengapa?

PRANALAR KITAB SEMILIR

Perhatikan contoh dibawah ini hal hal yang tidak anda pahami tapi anda sukai :

Pantai,

Pantai adalah karya Tuhan yang tidak anda pahami tapi anda sukai. Anda tidak perlu mengenal semua nama ikan cantik untuk mencintai lautan saat menyelam. Anda tidak perlu memahami nama nama karang dan biota laut untuk menyukai keindahannya, anda tidak perlu mengenal dan memahami  nama burung yang terbang di tepi pantai tapi anda menyukai pantai dan burung burung beterbangan, anda tidak perlu tahu jumlah butiran pasir tapi anda begitu tergila gila dengan pasir putih pantai, anda bahkan tidak punya pengetahuan mengapa lautan berwarna biru bening, biru gelap dan anda tetap jatuh cinta dan menyukai semua itu. Itulah Karya Semilir. 

Seperti itulah Kitab Semilir. 
Anda tidak perlu memahami semua kata dalam kitab semilir tapi anda akan menyukai karya semilir.

Gunung

Saya berani pastikan ada begitu banyak nama  tumbuhan yang tidak anda kenali saat mendaki gunung dan apa jenis batuan yang anda injak, serta tinggi tajuk pepohonan dan ratusan kupu kupu yang melintas dihadapan anda, Bagaimana anda bisa mengatakan bahwa berjalan penuh lelah itu adalah sebuah perjalanan yang indah, itu semua karena kekuatan sebuah karya Tuhan yaitu Gunung yang indah telah menjelmakan kekaguman dan ketakjuban anda dari sebuah rasa atas penilaian yang tak ternilai. 

Bayangan

Otak manusia hidup dalam bayangan. 
Dalam hukum alam disebut gejala. 
Untuk mengukur ilmu pengetahuan yang belum di pahami, manusia menggunakan paramater gejala sebagai langkah praduga sebuah perjalanan teori menuju teori. Olehnya sebagian orang seringkali menyebut kata "jangan hidup dalam bayang-bayang" itu artinya jangan hidup dalam gejala, hiduplah dalam alam nyata atau yang pasti objek dan subjeknya.

Peristiwa terjadinya keyakinan menjadi sebuah nilai baru dalam otak manusia inilah yang menjadikan manusia seolah benar. Kata seolah benar inipun sesungguhnya adalah bayang bayang, atau ketidakpastian. 

Percayakah anda bahwa manusia selain Nabi dan Rasul, memiliki keyakinan yang bukan bayang bayang lagi?

Inginnya kita percaya, makanya kita selalu bersujud untuk bisa seperti para Nabi dan Rasul meskipun sungguh mustahil menyamakan diri kita seperti Nabi dan Rasul. 

Olehnya begitu banyak orang menghormati dan menjadi pengikut para Alim ulama atau ahli agama dan pemimpin agama dan ibadah sebagai gambaran inginnya manusia hidup bukan dalam bayang bayang

Jika anda memahami bahwa sebenarnya alur berpikir semilir bisa anda katakan adalah seni menulis rasional dalam bentuk bayang bayang.

Setiap anda yang membaca karya semilir, anda akan melihat bayang bayang hati anda di dalam tiap bait dan karya semilir. 

Bayang bayang kegelisahan, bayang keresahan yang mungkin anda abaikan. Anda sibuk mencari obat melupakan masa lalu, anda sibuk meyakinkan diri bahwa anda sedang berubah menjadi manusia lebih baik dan anda sudah bukan seperti diri yang kemarin.

Kitab semilir akan melebur perasaan anda dalam iringan kegelisahan yang indah agar anda tahu bahwa anda tidak akan pernah bisa berlari meninggalkan masa lalu dan nilai rasionalitas kehidupan ini yang tumbuh didalam jiwa anda bersama bayang bayang.

Tulisan ini saya tujukan hanya bagi anda yang ingin menikmati menjadi orang gila dalam satu menit, tiga menit atau lima menit, tergantung seberapa lama anda jenuh pada pekerjaan kantor dan seberapa intelek anda untuk tidak mencoba membaca Karya Semilir.

Saran Saya

Anda jangan pernah baca KITAB SEMILIR 
dan jangan pernah ingin memahami kitab semilir sebab ini adalah CATATAN BODOH yang pernah ada di dunia.


 
Sumber Gambar : Tea Terina



Salam,

Jisa Afta


Comments

  1. Begitu membaca buku ini aku tidak mempedulikan apakah ini karya sastra atau tidak.
    Begitu indah gaya bahasanya.Saat aku ingin menghafal salah satu puisi dalam buku itu,aku harus sering mengulang krn disitu terdapat kata- kata baru yang diciptakan Jisa Afta berisi ungkapan perasaan yang tidak terdapat dalam kamus Bahasa Indonesia.

    ReplyDelete
  2. Begitu membaca buku ini aku tidak mempedulikan apakah ini karya sastra atau tidak.
    Begitu indah gaya bahasanya.Saat aku ingin menghafal salah satu puisi dalam buku itu,aku harus sering mengulang krn disitu terdapat kata- kata baru yang diciptakan Jisa Afta berisi ungkapan perasaan yang tidak terdapat dalam kamus Bahasa Indonesia.

    ReplyDelete
  3. Begitu membaca buku ini aku tidak mempedulikan apakah ini karya sastra atau tidak.
    Begitu indah gaya bahasanya.Saat aku ingin menghafal salah satu puisi dalam buku itu,aku harus sering mengulang krn disitu terdapat kata- kata baru yang diciptakan Jisa Afta berisi ungkapan perasaan yang tidak terdapat dalam kamus Bahasa Indonesia.

    ReplyDelete

Post a Comment

Silahkan tulis komentar disini

Popular posts from this blog

HeksaGraf - Sastra Enam Paragraf diciptakan oleh Jisa Afta

HeksaGraf atau Sastra Enam Paragraf, merupakan seni sastra berbentuk cerpen enam paragraf yang diciptakan oleh seorang penulis bernama Jisa Afta. Kata HeksaGraf merupakan kata baru yang disusun oleh Jisa Afta. Kata HeksaGraf dibentuk dengan menggabungkan dua kata yaitu diambil dari kata "Hexa" (Yunani: enam)  dan "graf" (tulisan/paragraf). Ciri dan Struktur HeksaGraf Cerpen enam paragraf atau sastra pendek enam paragraf memiliki ciri dan struktur sebagai berikut: Ciri HeksaGraf - Struktur enam paragraf - Maksimal 555 kata - Tiap paragraf maksimal 1 dialog atau tanpa dialog Struktur HeksaGraf 1. Paragraf Pertama - Pembukaan (Opening) 2. Paragraf Kedua - Konflik (Problem) 3. Paragraf Ketiga - Penyelesaian / Penutup (Resolution or Ending) 4. Paragraf Keempat - Kondisi Tokoh Saat pasca Ending  5. Paragraf Kelima - Plot Twist (menghasilkan penyangkalan Resolution di paragraf 3) 6. Paragraf Keenam -- Klimaks - Konklusi final atau Ending yang Menggantung (tanpa resolusi). ...

BANGGANYA PUNYA BUKU PUISI | Oleh : Tea Terina

BANGGANYA PUNYA BUKU PUISI Membaca judulnya memang menimbulkan penafsiran yaitu bangga memiliki buku puisi karya sendiri atau bangga memiliki buku puisi karena membeli. Perasaan terakhirlah yang dialami  Mila Putri , siswa SMPN 2 Pagak yang masih kelas 7. Penyuka puisi sejak SD tetapi merasa belum bisa menulis puisi dengan baik ini, merasa bangga dan senang setelah menerima kiriman buku Nazam Tak Berdahak karya  Jisa Afta . Sebagai guru saya ingin mengetahui kesannya setelah memb aca buku tersebut. Saya beri waktu kurang lebih 3 hari. Apa komentarnya? Indah, bahasanya banyak yang imajinatif dan penuh makna tetapi ada bagian yang belum dipahaminya. Saya paham jawabannya karena ia masih perlu belajar untuk mengenali puisi khas Kitab Semilir karya Jisa Afta.  Saya berharap setelah membaca seluruh isi buku itu, ia bisa belajar menulis puisi tanpa menunggu sampai di kelas 8 karena di kls 8 ada materi pembelajaran Teks Puisi. Dan ia punya pilihan menulis puis...

Perbedaan Terkenal dan Hebat

Orang terkenal, belum tentu hebat. Orang yang disukai banyak orang, belum tentu hebat. Orang yang populer belum tentu hebat. Sebab bisa jadi seseorang terkenal karena perilaku uniknya yang tidak mendidik Atau bisa jadi seseorang disukai banyak orang karena ia berwajah tampan atau cantik saja Dan bisa saja seseorang populer karena melakukan penistaan agama, misalnya. Sebelum anda menjadi penulis, apa tujuan anda? Menjadi orang terkenal atau orang hebat? Buku ini akan menjadikan anda hebat, bukan terkenal. Hebat dalam pengertian buku ini adalah Anda menjadi penulis untuk di kagumi pembaca. Bukan untuk menjadi populer. Lalu anda bertanya dalam hati, “untuk apa hebat kalau tidak populer?” Jawabannya nanti di pertengahan buku ini. Sudah siapkah anda menjadi penulis hebat? Mari kita mulai,