Skip to main content

BEKAR | Bedah Karya #4 Laki-laki Bermahkota

Bedah Karya

Laki-laki Bermahkota


Tujuan BEKAR :
Untuk Penulis : Bisa menjelaskan isi tulisan kamu ke pembacaUntuk Pembaca : Bisa terinspirasi untuk segera membuat karya.

      ATURAN MAIN :
·         Wajib baca sampai habis karya ini.
·      Fokuslah pada jalan cerita. Tulis pertanyaan kamu di komentar, penulis tidak akan langsung menjawab, penulis akan menjawabnya di sesi terakhir pada periode 24 jam.

·   PENULIS UNTUK SEMENTARA KAMI RAHASIAKAN NAMANYA, DAN AKAN DIPANGGIL UNTUK MENJAWAB PERTANYAAN KAMU DISESI TERAKHIR.

·         Karya tayang selama 24 Jam
·        Kirim cerpen \ karya kamu ke Email: jisaafta@gmail.com ( cantumkan akun Fb kamu di email)

SELAMAT MENIKMATI KARYA LUAR BIASA INI !

Laki-Laki Bermahkota


Masih ditempat yang sama, Tempat yang tak semua orang bisa duduk diposisi itu, Membahas sesutu tentang masa depan orang banyak.

Aku selalu terpesona dengan mahkota yang menaungi rambutnya walau bukan terbuat dari emas ataupun mutiara, hanya suatu lipatan kain hitam berbentuk topi yang diberi nama “peci”.

Peci hitam yang melingkar dikepalanya malam ini sudah bisa membuatku merangkai kata tentang indahnya seorang imam yang dirindukan seorang hawa karna mahkota bernama peci yang slalu menaunginya.

Sosok laki-laki yang dulunya sangat kukagumi sedang memberi pendapat kepada sang ketua, dengan kata yang lugas dan santun.

Seseorang yang dulunya rela kukorbankan waktuku hanya untuk memikirnya, lelaki yang membuat Tuhan cemburu sebab namanya yang slalu kusertakan dalam do’a.

Malam ini, diwaktu yang berbeda kita bertemu, namun aku bukan lagi sebagai orang asing yang dulunya diam-diam menyimpan rasa padanya, melainkan sebagai rekan yang diajak berjuang dalam satu lingkup.

Titip salamku kepada peci yang dengan indah melingkar dikepalamu bagai mahkota itu, Aku mengagumi pemiliknya, sebab ia slalu menjunjung tinggi bagai mahkota.

Aku masih seperti dulu, mengidolakan laki-laki yang kujumpai malam ini dengan mahkota dikepalanya. Yah, sangat mengaguminya, namun bukan merindukannya sebagai imam lagi, lebih-lebih karna ketaatannya.

End

11:09 Am

Situbondo, Jum’at 26 Mei 2017

Penulis akan di hadirkan disesi terakhir. Tulis pertanyaan kamu tentang alur ceritanya, pertanyaan kamu akan di jawab sekaligus disesi terakhir.


Kirim cerpen kamu ke Email: jisaafta@gmail.com ( cantumkan akun Fb kamu di email) 




Penulis: Mis Mie

Comments